Daftar peralatan (list equipment) Laboratorium Proteksi Tanaman merupakan bagian dari bukti dukung yang menunjukkan kecukupan, relevansi, dan pemanfaatan sarana dalam mendukung mutu penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi di Program Studi Proteksi Tanaman. Secara fungsional, peralatan yang tersedia digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran, praktikum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai tahapan kerja, meliputi pengamatan, identifikasi, isolasi, sterilisasi, kultivasi, analisis, pengukuran, serta penyimpanan bahan dan sampel. Ragam peralatan tersebut mendukung pengembangan bidang keilmuan utama di Program Studi Proteksi Tanaman, termasuk entomologi, fitopatologi, nematologi, pengendalian hayati, dan molekuler. Ketersediaan dan keberfungsian peralatan ini sebagai bentuk  komitmen program studi dalam menyediakan lingkungan akademik yang mendukung implementasi kurikulum, penguatan pembelajaran berbasis praktik, serta pencapaian capaian pembelajaran lulusan secara berkelanjutan.

  1. Peralatan Utama Laboratorium

No

Nama Alat

Merek/Model

Jumlah

Satuan

Kegunaan

Foto Alat & Link SOP

1

Autoklaf

SJ Clave (Korea)

1

Unit

Mensterilkan alat dan bahan menggunakan uap bertekanan.

SOP  Autoclaf SJ

2

Inkubator

Memmert IN 55

1

Unit

Menginkubasi dan menumbuhkan kultur mikroorganisme.

SOP Inkubator Memmert IN 55

3

Water bath

Memmert

1

Unit

Menjaga suhu konstan untuk pemanasan atau inkubasi sampel.

 

SOP Waterbath

 

4

Spektrofotometer UV-Vis

D-Lab

1

Unit

Mengukur absorbansi dan konsentrasi larutan.

SOP Spektrofotometer UV-Vis DLab

5

Sentrifus

Centurion

2

Unit

Memisahkan komponen sampel berdasarkan massa jenis.

SOP Sentrifus Centurion

6

Sentrifus

Hermle

1

Unit

Memisahkan komponen sampel secara cepat.

sentrifuse Hermle

7

PCR thermal cycler gradien

D-Lab

1

Unit

Mengamplifikasi DNA dengan pengaturan gradien suhu.

SOP PCR Thermal cycler gradient

8

Gel Documentation System/ Transilluminator

Syngene G-Box

1

Unit

Mendokumentasikan hasil elektroforesis DNA/RNA.

SOP Gel Doc Transilluminator Syngen

9

Dry bath incubator

Hercuvan

1

Unit

Menginkubasi sampel pada suhu tertentu, termasuk untuk tahapan ekstraksi DNA.

SOP Dry Bath Hercuvan

10

Perangkat elektroforesis

Mupid-EXU

1

Unit

Memisahkan fragmen DNA/RNA berdasarkan ukuran.

SOP Elektroforesis Mupid-EXU

11

Shaker

Biosan

1

Unit

Menghomogenkan larutan atau kultur cair.

SOP Shaker Biosan

12

pH meter

Benchtop

1

Unit

Mengukur derajat keasaman atau kebasaan larutan.

SOP pH meter Bench top

13

Nano spektrofotometer

Bioevopeak

1

Unit

Mengukur konsentrasi dan kemurnian DNA/RNA dalam volume kecil.

SOP Nano Spektrofotometer Bioevopeak

14

Timbangan analitik

BEL

1

Unit

Menimbang bahan dengan ketelitian tinggi.

 

SOP Timbangan analitik

15

Sieve shaker

Orto Alresa OASS203

1

Unit

Memisahkan partikel berdasarkan ukuran.

 

SOP Sieve shaker

16

PCR cycler

Labstac

1

Unit

Mengamplifikasi DNA.

 

SOP PCR Cycler LabStac

17

Hemasitometer

Neubauer

7

Unit

Menghitung jumlah sel, spora, atau propagul mikroorganisme.

18

Mikropipet

DIS

Unit

Mengambil dan memindahkan cairan dalam volume kecil secara presisi.

19

Sentrifus

Hettich EBA 20

1

Unit

Memisahkan komponen cairan dalam tabung reaksi.

 

 

 

 

 

20

Mikroskop stereo

Relife RL-M3T

3

Unit

Mengamati objek berukuran relatif besar secara tiga dimensi.

SOP Mikroskop Stereo

 

 

Mikroskop stereo

Imerco, Rk vision

5

Unit

Mengamati objek berukuran relatif besar secara tiga dimensi.

 

SOP Mikroskop Stereo

 

21

Hot plate magnetic stirrer

MTOP HS15

1

Unit

Memanaskan dan mengaduk larutan secara bersamaan.

SOP Hot Plate & Stirer

22

Mikroskop binokuler

Olympus

1

Unit

Mengamati preparat mikroskopis.

23

Mikroskop binokuler

Leica

1

Unit

Mengamati objek mikroskopis dengan detail lebih baik.

24

Incase

Kaca bening

1

Unit

Wadah atau kotak penyimpanan/perlindungan alat dan bahan laboratorium.

25

Laminar air flow

Medfuture

1

Unit

Menyediakan area kerja steril untuk penanaman atau pemindahan kultur.

26

Laminar air flow

Telstar

1

Unit

Mencegah kontaminasi saat penanganan sampel secara aseptik.

 
   


SOP LAF Telstar

27

Tabung nitrogen cair

taylor wharton

2

Unit

Menyimpan bahan biologis pada suhu sangat rendah menggunakan nitrogen cair.

28

Desikator

Duran DN 150

3

Unit

Menyimpan bahan agar tetap kering dan bebas kelembapan.

29

Colony counter

Suntex

1

Unit

Menghitung jumlah koloni mikroorganisme pada media.

 

SOP Colony Counter Suntex

30

Kulkas

LG

1

Unit

Menyimpan bahan, reagen, atau sampel pada suhu rendah.

31

Vortex mixer

VM 96 B

1

Unit

Mencampur larutan secara cepat dan merata.

 

SOP Vortex mixer VM 96B

32

Oven laboratorium

Memmert

1

Unit

Memanaskan, mengeringkan, dan membantu proses pengolahan sampel.

33

Kontainer nitrogen cair

Taylor Wharton 35HC Liquid Nitrogen Dewar

2

Unit

Menyimpan sampel biologis pada suhu sangat rendah.

 
   
  1. Peralatan Gelas

No

Nama Alat

Spesifikasi

Jumlah

Satuan

Kegunaan

1

Pipet ukur 25 mL

2

Unit

Mengukur dan memindahkan larutan.

2

Pipet ukur 5 mL

10

Unit

Mengukur dan memindahkan larutan volume kecil.

3

Rak tabung reaksi

Kayu

5

Unit

Menempatkan tabung reaksi.

4

Rak tabung reaksi

Besi

5

Unit

Menempatkan tabung reaksi.

5

Desikator besar

Kaca

2

Unit

Mengurangi kelembapan dan menjaga bahan tetap kering.

6

Lemari pendingin

Sanyo/Tulip

3

Unit

Menyimpan bahan biologis atau reagen pada suhu rendah.

7

Botol semprot

500 mL, bahan plastik

4

Unit

Membilas atau mencuci bahan kimia dan peralatan.

8

Cawan petri

Kaca 90 × 15 mm

1116

Buah

Wadah kultur bakteri dan cendawan.

9

Cleaver stirring water bath

1

Unit

Memanaskan sampel pada suhu terkontrol.

10

Corong kaca 12 cm

12 cm

4

Unit

Memindahkan larutan atau membantu filtrasi.

11

Corong kaca 7 cm

7 cm

4

Unit

Memindahkan larutan atau membantu filtrasi.

12

Kaca penutup

20 × 20 mm

2

Unit

Menutup preparat pada kaca objek.

13

Gelas beker 100 mL

100 mL

15

Unit

Wadah larutan.

14

Gelas beker 1000 mL

1000 mL

7

Unit

Wadah larutan volume besar.

15

Gelas beker 150 mL

150 mL

10

Unit

Wadah larutan.

16

Gelas beker 2000 mL

2000 mL

6

Unit

Wadah larutan volume besar.

17

Gelas beker 250 mL

250 mL

30

Unit

Wadah larutan.

18

Gelas beker 50 mL

50 mL

25

Unit

Wadah larutan.

19

Gelas beker 500 mL

500 mL

40

Unit

Wadah larutan.

20

Gelas ukur 10 mL

10 mL

2

Unit

Mengukur volume larutan.

21

Gelas ukur 100 mL

100 mL

6

Unit

Mengukur volume larutan.

22

Gelas ukur 1000 mL

1000 mL

7

Unit

Mengukur volume larutan.

23

Gelas ukur 250 mL

250 mL

3

Unit

Mengukur volume larutan.

24

Gelas ukur 5 mL

5 mL

2

Unit

Mengukur volume larutan kecil.

25

Gelas ukur 50 mL

50 mL

3

Unit

Mengukur volume larutan.

  1. Peralatan Penunjang

No

Nama Alat

Spesifikasi

Jumlah

Satuan

Kegunaan

1

Hand counter

12

Unit

Menghitung objek secara manual.

2

Hand sprayer

KYOKAN 2 liter spray

5

Unit

Menyemprotkan larutan atau bahan cair.

3

Higrometer

Rentang suhu -40°C s.d. 70°C

4

Unit

Mengukur suhu dan kelembapan ruangan.

4

Jarum entomologi

Panjang 15 cm

5

Unit

Memindahkan atau menangani spesimen serangga.

5

Jarum ose

Kawat nichrome

10

Unit

Memindahkan inokulum mikroorganisme.

6

Jarum preparasi

Panjang 15 cm

10

Unit

Membantu preparasi sampel.

7

Kandang nematoda

Rangka besi

2

Unit

Menempatkan atau memelihara preparat/biakan nematoda.

8

Lampu spiritus

Volume 80 mL

1

Unit

Sterilisasi sederhana dengan nyala api.

9

Mortar dan alu

Porselen

2

Unit

Menghaluskan atau melumatkan bahan.

10

Lup

Diameter lensa 60 mm

11

Unit

Memperbesar objek saat pengamatan.