Dosen Proteksi Tanaman Universitas Bengkulu Terbitkan Publikasi Ilmiah di PNAS

Dosen Proteksi Tanaman Universitas Bengkulu Terbitkan Publikasi Ilmiah di PNAS

Dosen Jurusan Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Deri Gustian, S.P., M.Sc., berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada jurnal internasional Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Artikel berjudul “A dominant mutation in tomato DNA POLYMERASE DELTA 1 causes geminivirus DNA replication catastrophe” tersebut dipublikasikan secara daring pada 24 Agustus 2026. Artikel tercatat pada PNAS Volume 123, Issue 35, dengan nomor artikel e2531841123 dan DOI 10.1073/pnas.2531841123.

Publikasi ini merupakan hasil kolaborasi Deri Gustian bersama Chen-Hsin Yu, Fuh-Jyh Jan, dan Wilhelm Gruissem. Penelitian mengkaji mekanisme molekuler ketahanan tanaman tomat terhadap infeksi geminivirus, salah satu kelompok virus tanaman yang dapat menyebabkan kerugian pada berbagai tanaman budidaya.

Mengungkap Mekanisme Ketahanan Tomat terhadap Geminivirus

Salah satu virus yang menjadi fokus penelitian adalah Tomato yellow leaf curl virus (TYLCV), virus penyebab penyakit daun kuning keriting pada tanaman tomat.

Penelitian tersebut mengidentifikasi alel mutan DNA POLYMERASE DELTA 1 (POLD1) pada lokus Ty-6 yang berasal dari Solanum chilense. Mutasi berupa perubahan asam amino E622D pada bagian katalitik protein POLD1 diketahui mampu memberikan ketahanan terhadap strain TYLCV Thailand yang digunakan dalam penelitian.

Menariknya, mekanisme ketahanan tersebut tidak hanya bekerja dengan menghambat perkembangan virus. Alel POLD1E622D menyebabkan meningkatnya kesalahan atau mutasi pada DNA virus selama proses replikasi. Akumulasi mutasi tersebut kemudian mengganggu fungsi protein-protein penting virus sehingga proses replikasi genom virus akhirnya mengalami kegagalan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa Solanum chilense dan galur tomat AVTO2225 yang membawa alel POLD1E622D menunjukkan respons hipersensitif setelah infeksi. Hasil tersebut memberikan pemahaman lebih lanjut mengenai hubungan antara kerusakan genom virus dan kemampuan tanaman dalam mengaktifkan respons pertahanannya.

Berpotensi Mendukung Pengembangan Tanaman Tahan Virus

Temuan ini memberikan perspektif baru dalam pengembangan sumber ketahanan terhadap geminivirus. Alel POLD1E622D berpotensi dimanfaatkan dalam program pemuliaan tanaman karena bekerja melalui mekanisme yang menyebabkan ketidakstabilan genom virus selama proses replikasi.

Hasil penelitian tersebut juga mendapat perhatian dari National Chung Hsing University (NCHU) sebagai salah satu temuan mengenai mekanisme ketahanan tanaman terhadap virus yang berpotensi mendukung pengembangan tanaman tahan penyakit.

Bagi bidang Proteksi Tanaman, penelitian ini memperlihatkan pentingnya pendekatan biologi molekuler dan genetika dalam memahami interaksi antara tanaman dan patogen. Kajian penyakit tanaman tidak hanya dilakukan melalui pengamatan gejala dan respons tanaman, tetapi juga dapat ditelusuri hingga proses molekuler yang menentukan keberhasilan virus bereplikasi di dalam sel tanaman.

Kontribusi Dosen Proteksi Tanaman di Tingkat Internasional

Publikasi ini menjadi salah satu capaian akademik dosen Jurusan Perlindungan Tanaman Universitas Bengkulu dalam pengembangan penelitian di tingkat internasional. Keterlibatan dalam publikasi bersama peneliti dari luar negeri juga menunjukkan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghasilkan penelitian yang menjawab permasalahan perlindungan tanaman.

Capaian tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan penelitian di bidang virologi tumbuhan, biologi molekuler, genetika, dan pemuliaan tanaman di Universitas Bengkulu, sekaligus membuka peluang kolaborasi penelitian yang lebih luas pada masa mendatang.