KETUA JURUSAN PERLINDUNGAN TANAMAN UNIB LAKUKAN MONITORING MAHASISWA MAGANG DI BKHIT LAMPUNG

KETUA JURUSAN PERLINDUNGAN TANAMAN UNIB LAKUKAN MONITORING MAHASISWA MAGANG DI BKHIT LAMPUNG

Sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program magang berjalan dengan baik, Ketua Jurusan Perlindungan Tanaman Universitas Bengkulu, Mimi Sutrawati, melakukan kunjungan kerja ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung pada 4 Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi kegiatan magang mahasiswa Proteksi Tanaman yang sedang menjalani program magang di instansi tersebut.

Kedatangan Ketua Jurusan disambut oleh jajaran pimpinan dan pembimbing lapangan BKHIT Lampung. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi mitra yang selama ini telah menjalin kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang perlindungan tanaman dan karantina pertanian.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan diskusi mengenai pelaksanaan program magang, capaian kegiatan mahasiswa, serta berbagai pengalaman yang diperoleh selama beberapa hari pertama pelaksanaan magang. Selain itu, Ketua Jurusan juga berkesempatan meninjau langsung aktivitas mahasiswa di lingkungan kerja BKHIT Lampung.

Mahasiswa yang ditempatkan di BKHIT Lampung mendapatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai kegiatan teknis yang berkaitan dengan tindakan karantina, pemeriksaan komoditas pertanian, pengawasan lalu lintas media pembawa organisme pengganggu tumbuhan, serta berbagai prosedur yang diterapkan dalam sistem karantina modern. Pengalaman tersebut menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga untuk memperkaya wawasan dan kompetensi mahasiswa di luar ruang kuliah.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Jurusan menyampaikan apresiasi kepada BKHIT Lampung atas dukungan dan pendampingan yang diberikan kepada mahasiswa selama menjalani program magang. Kerja sama yang terjalin diharapkan dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus pengalaman praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan monitoring ini juga menjadi sarana untuk memastikan bahwa tujuan program magang dapat tercapai secara optimal. Melalui pendampingan dan evaluasi secara berkala, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh pengalaman profesional, meningkatkan keterampilan teknis, serta memahami secara langsung peran strategis karantina dalam menjaga keamanan hayati dan mendukung sektor pertanian nasional.

Program magang mahasiswa Proteksi Tanaman sendiri berlangsung selama dua bulan, mulai 2 Juni hingga 31 Juli 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa ditempatkan di berbagai instansi mitra di bidang pertanian, karantina, dan perlindungan tanaman sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman lapangan yang terus dikembangkan oleh Jurusan Perlindungan Tanaman Universitas Bengkulu.