Mahasiswa Proteksi Tanaman UNIB Ikuti Program Magang dan Asistensi Riset di Berbagai Instansi Nasional dan Internasional

Mahasiswa Proteksi Tanaman UNIB Ikuti Program Magang dan Asistensi Riset di Berbagai Instansi Nasional dan Internasional

Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu kembali mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti program Magang dan Asistensi Riset sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman dan penguatan kompetensi profesional mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata, meningkatkan keterampilan teknis, serta memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia kerja dan penelitian di bidang pertanian dan perlindungan tanaman.

Program magang dilaksanakan selama dua bulan, mulai Selasa, 2 Juni hingga 31 Juli 2026. Sementara itu, kegiatan penyambutan dan penerimaan mahasiswa magang oleh masing-masing instansi mitra dilaksanakan pada Rabu, 3 Juni 2026. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas profesional yang berkaitan dengan karantina pertanian, perlindungan tanaman, modernisasi pertanian, serta pengelolaan organisme pengganggu tumbuhan.

Mahasiswa ditempatkan di sejumlah instansi strategis yang memiliki peran penting dalam pembangunan sektor pertanian nasional. Lokasi magang meliputi Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumatera Selatan, B

alai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian Bekasi, Balai Karantina Hewan, Ikan d

an Tumbuhan Bengkulu, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Barat, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Lampung, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Yogyakarta.

Selama menjalani magang, mahasiswa akan memperoleh pengalaman dalam berbagai kegiatan teknis dan operasional sesuai bidang masing-masing instansi, mulai dari pengamatan organisme pengganggu tumbuhan, penerapan tindakan karantina, pengujian laboratorium, hingga penerapan teknologi pertanian modern. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi lulusan agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja dan perkembangan sektor pertanian yang semakin dinamis.

Selain program magang, mahasiswa juga berkesempatan mengikuti program asistensi riset yang dilaksanakan pada periode Juli hingga Agustus 2026. Program ini memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan akademik.

Salah satu capaian penting dalam pelaksanaan program tahun ini adalah keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan asistensi riset internasional di National Chung Hsing University, Taiwan. Kesempatan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kualitas mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik dan penelitian di tingkat internasional.

Melalui program magang dan asistensi riset ini, Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktis, kemampuan adaptasi, dan daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun internasional.