
PKKMB Proteksi Tanaman 2026: Sambut 41 Mahasiswa Baru dengan Kebersamaan dan Motivasi
Bengkulu, 6 Agustus 2026 – Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung T Proteksi Tanaman ini diikuti oleh 41 mahasiswa baru Program Studi Proteksi Tanaman. Rangkaian kegiatan dimulai pada pagi hari dengan sarapan bersama. Kegiatan ini menjadi momen awal bagi mahasiswa baru untuk saling mengenal dan membangun kebersamaan sebelum mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan Program Studi Proteksi Tanaman.
Setelah sarapan, mahasiswa baru diajak mengunjungi laboratorium yang terdapat di lingkungan Proteksi Tanaman. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh gambaran awal mengenai fasilitas laboratorium yang akan mendukung berbagai kegiatan pembelajaran, praktikum, dan penelitian selama menjalani perkuliahan. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan lingkungan akademik yang nantinya akan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mereka.
Setelah kunjungan laboratorium, kegiatan dilanjutkan dengan PKKMB tingkat Program Studi Proteksi Tanaman. Ketua Program Studi Proteksi Tanaman, Dr. Mimi Sutrawati, memperkenalkan para dosen kepada mahasiswa baru. Pengenalan tersebut bertujuan agar mahasiswa mengenal dosen yang akan mendampingi mereka dalam kegiatan perkuliahan, praktikum, penelitian, serta berbagai aktivitas akademik lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Agustin Zarkani memberikan motivasi kepada mahasiswa baru dalam mengawali perjalanan mereka sebagai mahasiswa Proteksi Tanaman. Mahasiswa didorong untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebaik mungkin, aktif dalam proses pembelajaran, serta terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman selama berada di lingkungan kampus.
Kegiatan PKKMB ini menjadi langkah awal bagi 41 mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat Program Studi Proteksi Tanaman, mulai dari lingkungan akademik, fasilitas laboratorium, hingga dosen yang akan mendampingi proses pendidikan mereka. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan dapat lebih cepat beradaptasi dengan kehidupan kampus, membangun semangat belajar, serta mempersiapkan diri untuk mengikuti proses pendidikan di bidang perlindungan tanaman. Kehadiran mahasiswa baru tahun 2026 juga menjadi bagian dari keberlanjutan regenerasi sumber daya manusia yang diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung pembangunan pertanian dan perlindungan tanaman yang berkelanjutan.

