
DOSEN PROTEKSI TANAMAN UNIVERSITAS BENGKULU RAIH HIBAH RIIM BRIN MELALUI RISET KOLABORATIF INTERNASIONAL
Dosen Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Dr. Mimi Sutrawati dan Deri Gustian, M.Sc., berhasil memperoleh pendanaan Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 11 Tahun 2026. Pendanaan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nomor 106/II.7/HK/2026 tentang Penerima Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju Kompetisi Gelombang 11.
Penelitian yang didanai mengangkat judul “Mekanisme Ko-Infeksi Virus RNA-DNA pada Tanaman Pepaya dan Implikasinya Terhadap Rentang Inang dan Transmisi Virus: Strategi Pengendalian Virus Berbasis Interaksi Host-Virus”.
Riset ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Universitas Bengkulu dengan National Chung Hsing University (NCHU), Politeknik Negeri Lampung (Polinela), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kolaborasi lintas institusi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan penelitian yang mengintegrasikan keahlian dan fasilitas riset dari berbagai lembaga.
Penelitian berfokus pada mekanisme ko-infeksi virus RNA dan DNA pada tanaman pepaya. Tim peneliti akan mengkaji bagaimana keberadaan dua kelompok virus tersebut dalam satu tanaman dapat memengaruhi interaksi antara virus dan tanaman inang, termasuk rentang inang serta proses transmisi virus.
Pemahaman mengenai ko-infeksi menjadi penting karena interaksi antavirus dalam satu tanaman dapat memengaruhi perkembangan penyakit dan karakteristik infeksi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi mengenai mekanisme interaksi host-virus yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan strategi pengendalian penyakit virus tanaman.
Keterlibatan NCHU, Polinela, dan BRIN dalam penelitian ini juga memperkuat jejaring kolaborasi riset Universitas Bengkulu, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kapasitas penelitian, pertukaran pengetahuan, serta pemanfaatan fasilitas dan kompetensi yang dimiliki masing-masing institusi.
Bagi Program Studi Proteksi Tanaman Universitas Bengkulu, keberhasilan memperoleh hibah RIIM ini menjadi capaian penting dalam pengembangan riset di bidang virologi tanaman dan interaksi host-virus. Penelitian juga dapat menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan riset, khususnya pada bidang diagnosis dan karakterisasi virus tanaman berbasis pendekatan molekuler.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Bengkulu dalam membangun penelitian yang kolaboratif, kompetitif, dan berorientasi pada pengembangan solusi bagi permasalahan pertanian. Melalui dukungan pendanaan RIIM dan kolaborasi dengan NCHU, Polinela, serta BRIN, penelitian diharapkan menghasilkan pengetahuan dan luaran yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan strategi pengendalian penyakit virus pada tanaman pepaya dan komoditas hortikultura lainnya.