Dua Dosen Jurusan Perlindungan Tanaman Universitas Bengkulu Terbitkan Publikasi di Jurnal Scopus Q3 dan Q4
Bengkulu, Agustus 2026 – Jurusan Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu kembali mencatatkan capaian dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Dua dosen berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada jurnal internasional yang terindeks Scopus dengan masing-masing berada pada kuartil Q3 dan Q4. Capaian tersebut diraih oleh Dr. Yenny Sariasih melalui artikel berjudul “Leaf and Dwarf Disease Incidence and Severity in Sweet Corn Hybrids, Along with Their Implications for Ear Yield” yang diterbitkan pada jurnal Current Applied Science and Technology. Artikel tersebut tercatat sebagai online first pada 15 Juli 2026 dengan DOI 10.55003/cast.2026.266772. Jurnal tersebut merupakan jurnal yang berada pada kuartil Scopus Q3.
Penelitian ini melibatkan Sempurna Ginting, Mimi Sutrawati, Mohammad Chozin, Sigit Sudjatmiko, dan Fahrurrozi sebagai anggota tim penulis. Kajian berfokus pada kejadian dan tingkat keparahan penyakit daun dan kerdil pada beberapa hibrida jagung manis serta keterkaitannya dengan hasil tongkol. Penelitian tersebut memberikan informasi mengenai pengaruh penyakit terhadap produktivitas jagung manis dan pentingnya pengelolaan penyakit dalam mendukung produksi tanaman.
Sementara itu, Dr. Sempurna Ginting berhasil menerbitkan artikel berjudul “Infestation of pest attacks and its impact on the yield of organic sweet corn in lowland” pada International Journal of Agricultural Technology. Artikel tersebut diterbitkan pada Juli 2026 dan jurnalnya tercatat dalam Scopus Q4. Artikel dengan DOI 10.63369/ijat.2026.22.4.1761-1778 tersebut ditulis bersama Yenny Sariasih, Mohammad Chozin, Sigit Sudjatmiko, dan Fahrurrozi. Penelitian membahas serangan hama serta dampaknya terhadap hasil jagung manis organik yang dibudidayakan di dataran rendah.
Kedua publikasi tersebut menunjukkan fokus riset Jurusan Perlindungan Tanaman Universitas Bengkulu pada permasalahan penting dalam produksi tanaman, khususnya gangguan organisme pengganggu tumbuhan dan dampaknya terhadap produktivitas. Selain memperkuat kontribusi akademik dosen, hasil penelitian juga memiliki relevansi terhadap pengembangan pengelolaan tanaman yang lebih efektif.
Publikasi pada jurnal terindeks Scopus Q3 dan Q4 juga menjadi bagian dari upaya Jurusan Perlindungan Tanaman dalam meningkatkan kualitas dan rekognisi penelitian di tingkat internasional. Keterlibatan beberapa dosen dalam kedua penelitian tersebut sekaligus menunjukkan adanya kolaborasi riset di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.
Capaian ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas publikasi ilmiah dosen serta memperluas jejaring kolaborasi penelitian. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi sumber pengetahuan bagi pengembangan ilmu perlindungan tanaman dan mendukung penyelesaian berbagai permasalahan organisme pengganggu tumbuhan pada komoditas pertanian.
Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen Jurusan Perlindungan Tanaman Universitas Bengkulu untuk terus mengembangkan penelitian yang berkualitas, meningkatkan publikasi pada jurnal bereputasi, serta menghasilkan pengetahuan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pertanian dan perlindungan tanaman di Indonesia.

