
MAHASISWA PROTEKSI TANAMAN UNIB JALANI ASISTENSI RISET DI NCHU TAIWAN DENGAN DUKUNGAN FAKULTAS PERTANIAN
Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Ikhwan Syukur Rahmatullah, menjalani program Asistensi Riset (ASRI) di National Chung Hsing University (NCHU), Taiwan, selama satu semester. Program ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Proteksi Tanaman dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman penelitian di laboratorium bertaraf internasional. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan pendanaan dari Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.
Selama mengikuti program di NCHU, Ikhwan bergabung dengan kelompok riset yang berfokus pada bidang virologi tanaman. Ia terlibat secara langsung dalam berbagai tahapan penelitian, mulai dari persiapan bahan penelitian hingga analisis data. Pengalaman ini memberikan kesempatan baginya untuk mempelajari teknik-teknik laboratorium molekuler yang banyak digunakan dalam penelitian penyakit tumbuhan.
Beberapa kegiatan yang dilakukan selama asistensi riset meliputi kultur Agrobacterium tumefaciens, agroinfiltrasi pada tanaman Nicotiana benthamiana, melon, dan mentimun, serta pengamatan ekspresi Green Fluorescent Protein (GFP) menggunakan sinar ultraviolet. Selain itu, Ikhwan juga melakukan ekstraksi DNA dan RNA, analisis menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Reverse Transcription PCR (RT-PCR), analisis citra menggunakan perangkat lunak ImageJ, serta pengolahan dan interpretasi data hasil penelitian.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut mendukung penelitian mengenai interaksi antara Begomovirus dan Tobacco mosaic virus-GFP (TMV-GFP). Penelitian ini bertujuan untuk memahami mekanisme infeksi virus pada tanaman serta interaksi antarvirus yang dapat memengaruhi perkembangan penyakit. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi pengendalian penyakit virus pada tanaman hortikultura yang lebih efektif.
Program Asistensi Riset di NCHU tidak hanya memberikan pengalaman teknis di laboratorium, tetapi juga memperluas wawasan Ikhwan mengenai budaya riset internasional. Melalui interaksi dengan dosen, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai negara, ia memperoleh pengalaman bekerja dalam lingkungan akademik yang kolaboratif, disiplin, dan berbasis inovasi.
Keikutsertaan Ikhwan Syukur Rahmatullah dalam program ini mencerminkan komitmen Program Studi Proteksi Tanaman Universitas Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui kerja sama internasional. Dukungan dari Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa lainnya untuk mengikuti program serupa, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi riset, jejaring internasional, dan kesiapan menghadapi tantangan perkembangan ilmu perlindungan tanaman di masa depan.

