
MENGENAL DUNIA SERANGGA DAN TANAMAN SEJAK DINI BERSAMA PROTEKSI TANAMAN UNIB
Program Studi Proteksi Tanaman Universitas Bengkulu menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi SD Insan Kamil Bengkulu pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung meriah dan disambut langsung oleh dosen serta mahasiswa Proteksi Tanaman. Kunjungan edukasi tersebut bertujuan mengenalkan dunia pertanian, serangga, dan lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini melalui pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Selama kegiatan berlangsung, para siswa diajak berkeliling ke beberapa fasilitas pembelajaran yang dimiliki Program Studi Proteksi Tanaman.

Gambar 1. Foto bersama di ruang museum serangga proteksi tanaman
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah museum serangga Proteksi Tanaman. Di tempat ini, siswa diperkenalkan pada berbagai jenis serangga yang memiliki peran penting di bidang pertanian, baik sebagai hama maupun musuh alami. Mahasiswa Proteksi Tanaman turut mendampingi dan menjelaskan koleksi serangga dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami anak-anak.
Suasana semakin antusias ketika para siswa melihat langsung bentuk, warna, dan ukuran beragam spesimen serangga yang selama ini hanya mereka lihat di buku pelajaran. Beberapa siswa juga aktif bertanya mengenai manfaat serangga bagi tanaman dan lingkungan.
Setelah dari museum serangga, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi budidaya jamur tiram. Di lokasi ini siswa dikenalkan pada proses penanaman, media tanam, hingga cara perawatan jamur tiram. Anak-anak terlihat tertarik melihat secara langsung rak-rak budidaya jamur dan proses pertumbuhannya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan ke greenhouse Proteksi Tanaman yang digunakan sebagai sarana praktik mahasiswa. Di greenhouse tersebut, siswa diperlihatkan berbagai tanaman budidaya dan dikenalkan pada cara perawatan tanaman yang baik. Mahasiswa juga menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan tanaman dan lingkungan pertanian.

Gambar 2. Foto bersama dosen, guru, dan murid
Dosen Proteksi Tanaman menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan seperti ini menjadi bagian dari edukasi pertanian bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Selain memperkenalkan dunia pertanian, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan ketertarikan pada ilmu pengetahuan sejak dini.
Museum serangga Proteksi Tanaman juga terbuka untuk umum sebagai sarana edukasi dan pembelajaran. Masyarakat, sekolah, maupun instansi yang ingin berkunjung dapat mengajukan surat permohonan kunjungan terlebih dahulu kepada Program Studi Proteksi Tanaman untuk pengaturan jadwal dan pendampingan kegiatan.