Sukses Digelar, Kuliah Umum Magister Agroekoteknologi UNIB Bahas Inovasi Pemuliaan Cabai Hadapi Perubahan Iklim
BENGKULU, 19 Oktober 2026 – Program Studi Magister (S2) Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu (UNIB) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum berskala nasional yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada hari ini, Senin (19/10). Kegiatan akademik ilmiah ini dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB dengan memanfaatkan akses virtual Zoom melalui tautan resmi https://bit.ly (Meeting ID: […]
Sukses Digelar, Kuliah Umum Magister Agroekoteknologi UNIB Bahas Inovasi Pemuliaan Cabai Hadapi Perubahan Iklim
BENGKULU, 19 Oktober 2026 – Program Studi Magister (S2) Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu (UNIB) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum berskala nasional yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada hari ini, Senin (19/10). Kegiatan akademik ilmiah ini dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB dengan memanfaatkan akses virtual Zoom melalui tautan resmi https://bit.ly (Meeting ID: […]
Sukses Digelar, Kuliah Umum Magister Agroekoteknologi UNIB Bahas Inovasi Pemuliaan Cabai Hadapi Perubahan Iklim
BENGKULU, 19 Oktober 2026 – Program Studi Magister (S2) Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu (UNIB) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum berskala nasional yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada hari ini, Senin (19/10). Kegiatan akademik ilmiah ini dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB dengan memanfaatkan akses virtual Zoom melalui tautan resmi https://bit.ly (Meeting ID: […]
Sukses Digelar, Kuliah Umum Magister Agroekoteknologi UNIB Bahas Inovasi Pemuliaan Cabai Hadapi Perubahan Iklim
BENGKULU, 19 Oktober 2026 – Program Studi Magister (S2) Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu (UNIB) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum berskala nasional yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada hari ini, Senin (19/10).
Kegiatan akademik ilmiah ini dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB dengan memanfaatkan akses virtual Zoom melalui tautan resmi https://bit.ly (Meeting ID: 824 3918 6001, Passcode: 145961). Kuliah umum kali ini mengangkat tema yang sangat krusial bagi masa depan pertanian Indonesia, yaitu “Pemuliaan Sayuran untuk Ketahanan Pangan dan Perubahan Iklim: Inovasi dan Tantangan Pengembangan Varietas Unggul Cabai”. Acara ini menghadirkan pakar genetika dan pemuliaan tanaman terkemuka sekaligus Dosen Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB University, Prof. Dr. Muhammad Syukur, S.P., M.Si., sebagai narasumber utama.
Acara resmi ini dipandu dan dibuka langsung oleh Koordinator Program Studi Magister S2 Agroekoteknologi UNIB, Prof. Dr. Ir. Alnopri, M.S., serta dipandu secara dinamis oleh Prof. Dr. Ir. Dwi Wahyuni Ganefianti, M.S. yang bertindak selaku moderator sepanjang sesi diskusi dan tanya jawab.
Agenda ini bersifat terbuka untuk seluruh dosen dan mahasiswa, serta diwajibkan bagi seluruh mahasiswa S2 Agroekoteknologi UNIB angkatan 2023, 2024, 2025, dan 2026. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dengan dihadirinya acara ini oleh jajaran perwakilan dosen di lingkungan Fakultas Pertanian UNIB serta stakeholders dari berbagai instansi eksternal. Tercatat perwakilan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), BRMP, serta institusi pendidikan tinggi mitra di luar UNIB seperti Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong dan Universitas Pat Petulai turut aktif menyimak pemaparan materi hingga akhir acara.
Dalam pemaparannya, Prof. Muhammad Syukur menggarisbawahi pentingnya inovasi pemuliaan tanaman, khususnya komoditas cabai, dalam menghasilkan varietas unggul yang memiliki produktivitas tinggi, kaya kandungan gizi, sekaligus memiliki sifat adaptif dan tangguh terhadap tantangan cekaman lingkungan akibat perubahan iklim ekstrem global saat ini.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, Prodi Magister Agroekoteknologi UNIB berkomitmen untuk terus memfasilitasi ruang diseminasi ilmu pengetahuan mutakhir serta memperkuat kolaborasi lintas instansi demi terwujudnya ketahanan pangan nasional berkelanjutan. (Humas/Red)