
Dosen Peternakan UNIB Laksanakan Pengabdian Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Nugget Ayam untuk Pencegahan Stunting di Desa Giri Kencana
Bengkulu Utara, 23 Mei 2026 – Dalam upaya mendukung program percepatan penurunan stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi keluarga, tim dosen Program Studi Peternakan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pangan Nugget Ayam dalam Upaya Pemenuhan Gizi untuk Mencegah Stunting” di Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Sabtu (23/05/2026).
Kegiatan ini diketuai oleh Nurazizah Ramadhanti, S.Pt., M.Pt. dengan anggota tim yang terdiri atas Prof. Dr. Ir. Suharyanto, S.Pt., M.Si., Prof. Dr. Ir. Yosi Fenita, M.P., dan Dr. Yurike, S.Pt. Kegiatan diikuti oleh ibu rumah tangga, kader posyandu, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti penyuluhan dan praktik pembuatan nugget ayam sebagai salah satu pangan bergizi tinggi berbasis protein hewani.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Pengabdian, Nurazizah Ramadhanti, menyampaikan bahwa stunting masih menjadi salah satu permasalahan gizi yang perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan protein pada masa pertumbuhan anak sangat penting untuk mendukung perkembangan fisik dan kecerdasan anak. Nugget ayam dipilih karena mudah dibuat, memiliki kandungan protein yang tinggi, disukai anak-anak, dan dapat menjadi alternatif pangan bergizi bagi keluarga.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi pengenalan stunting dan dampaknya terhadap kualitas sumber daya manusia, pentingnya konsumsi protein hewani bagi anak, keamanan pangan, sanitasi dalam pengolahan makanan, serta teknik pembuatan nugget ayam yang sehat dan higienis. Selain penyuluhan, peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses pembuatan nugget ayam mulai dari persiapan bahan hingga pengemasan produk.
Prof. Suharyanto menjelaskan bahwa pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh merupakan salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat. Sementara itu, Prof. Yosi Fenita menekankan pentingnya edukasi gizi sejak dini agar keluarga mampu memilih dan mengolah makanan yang memiliki nilai gizi tinggi. Ibu Yurike juga memberikan pendampingan kepada peserta dalam penerapan prosedur pengolahan pangan yang aman dan higienis.
Pada sesi demonstrasi dan praktik, Prof. Yosi Fenita,secara langsung menyampaikan materi mengenai teknik pembuatan nugget ayam yang sehat, bergizi, dan higienis. Beliau menjelaskan tahapan pembuatan nugget mulai dari pemilihan bahan baku ayam yang berkualitas, proses penggilingan dan pencampuran bahan, pencetakan, pengukusan, pelapisan tepung roti, hingga teknik penyimpanan yang tepat agar mutu dan keamanan produk tetap terjaga. Selain itu, Prof. Yosi juga menekankan pentingnya kandungan protein hewani dalam nugget ayam sebagai salah satu sumber gizi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak dan mendukung upaya pencegahan stunting. Pada sesi praktik, peserta diajak untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan nugget sehingga dapat menerapkan keterampilan tersebut secara mandiri di rumah maupun sebagai peluang usaha skala rumah tangga.
Peserta kegiatan menyambut baik pelaksanaan program ini. Mereka mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga dan keterampilan dalam mengolah nugget ayam sebagai makanan sehat yang dapat disajikan untuk anak-anak maupun anggota keluarga lainnya.
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim dosen berharap masyarakat Desa Giri Kencana semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta mampu memanfaatkan sumber protein hewani yang tersedia di lingkungan sekitar untuk mendukung pencegahan stunting. Selain meningkatkan kesehatan keluarga, keterampilan pembuatan nugget ayam juga diharapkan dapat membuka peluang usaha rumah tangga yang bernilai ekonomis bagi masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam sesi diskusi maupun praktik. Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan berbasis ilmu pengetahuan.

